Cari Blog Ini

Senin, 28 Maret 2016

Market Facilitation Index - BW MFI

Market Facilitation Index - BW MFI

Indikator Teknik Market Facilitation Index, BW MFI menunjukkan fluktuasi harga turun dalam satu tick. Nilai mutlak indikator tidak memiliki arti dengan sendirinya, hanya perubahannya yang berarti. Bill William melampirkan keistimewaan pada variasi indikator dan volume:
Indikator Market Facilitation Index dan volume telah meningkat, hal tersebut menunjukkan bahwa a) Semakin banyak trader yang masuk ke pasar (volume naik); b) posisi trader yang baru terbuka bersamaan dengan pengembangan bar, contoh: pergerakkan telah dimulai.
Indikator Market Facilitation Index dan volume telah menurun. Ini menunjukkan bahwa keinginan trader telah hilang.
Market Facilitation Index - BW MFIIndeks Indicator Market Facilitation telah naik namun volume turun. Pasar tidak didukung oleh volume dari pihak trader, dan harga berubah karena spekulasi trader "on the floor" (perantara - broker dan dealer).
Indikator Market Facilitation Index telah turun namun volume naik. Bulls dan Bears bertentangan yang diikuti volume penjualan dan pembelian namun flukstuasi harga tidak signifikan karena rata-rata kekuatan yang setara. Salah satu dari dua pertentangan (pembeli terhadap penjual) akan menang. Biasanya terobosan memberi tahu apakah bar ini menentukan kelanjutan atau tren dibatalkan. Bill William menamakan bar ini "curtsying".

Kalkulasi

Untuk menghitung Market Facilitation Index anda harus mengurangi harga bar terrendah dari harga bar tertinggi dan membagi dengan volume.
BW MFI = RANGE*(HIGH-LOW)/VOLUME
Where:
RANGE - faktor penggandaan yang membawa perbedaan dalam poin ke seluruh angka.

cara menganalisa market dengan Moving Average - MA

Moving Average - MA

Indikator teknik Moving Average menyatakan nilai rata-rata harga untuk periode waktu tertentu. Saat seseorang mengkalkulasi rata-rata pergerakkan, seseorang membuat rata-rata harga untuk peroode waktu ini. Saat harga berubah, rata-rata pergerakkan bisa meningkat atau menurun.
Ada empat tipe berbeda rata-rata pergerakan: Simple (juga mengacu pada Aritmatik), Exponential, Smoothed dan Linear Weighted. Dengan bantuan Moving Average urutan data dapat dikalkulasi, termasuk harga pembukaan dan penutupan. Seringkali terjadi saat double moving average digunakan.
Satu-satunya hal yang membedakan Moving Average dari lainnya adalah saat berat koefisian yang disesuaikan dnegna data berbeda. Jika kita membicarakan Simple Moving Average, seluruh harga proode dalam pertanyaan, setara nilainya. Exponential dan Linear Weighted Moving Average memiliki lebih banyak nilai dari harga terbaru.
cara menganalisa market dengan Moving Average - MACara paling umum untuk mengartikan price moving average adalah membandingkan dinamika pada harga. Saat harga instrumen naik, sinyal beli muncul, jika harga turun dibawah moving average, yang kita miliki adalah sinyal jual.
Sistem trading ini, yang berdasar pada moving average, tidak dirancang untuk menyediakan jalus masuk ke pasar dalam titik terrendahnya, dan jalan keluarnya berada di puncak. Ini membiarkan beraksi menurut tren berikut; untuk membeli segera setelah harga mencapai dasar, dan menjual setelah harga mencapai puncak.
Moving averages juga dapat digunakan pada indikator. Dimana pengertian indikator Moving Average mirip dengan Price Moving Average; Jika indikator naik diaatas moving average, ini berarti pergerakkan indikator yang naik akan berlanjut; Jika indikator jatuh di bawah moving average, ini berarti akan melanjutkan penurunan.
Berikut adalah tipe moving average di grafik:
Simple Moving Average (SMA)
Exponential Moving Average (EMA)
Smoothed Moving Average (SMMA)
Linear Weighted Moving Average (LWMA)

Kalkulasi:

Simple Moving Average (SMA)
Ssederhana, dalam kata lain, rata-rata aritmatika dihitung dengan menjumlahkan harga penutupan instrumen dalam beberapa jumlah periode (contoh 12 jam). Nilai ini kemudian dibagi dengan jumlah periode.
SMA = SUM(CLOSE, N)/N
Where:
N - jumlah periode kalkulasi.
Exponential Moving Average (EMA)
Exponentially smoothed moving average dihitung dengan menambakan moving average dari beberapa harga penutupan tertentu dari nilai sebelumnya. Dengan exponentially smoothed moving averages, harga terbaru lebih dari nilai. P-percent exponential moving average akan terlihat seperti:
EMA = (CLOSE(i)*P)+(EMA(i-1)*(100-P))
Where:
CLOSE(i) - harga penutupan periode saat ini;
EMA(i-1) - Exponentially Moving Average dari penutupan periode sebelumnya;
P - persentase menggunakan nilai harga.
Smoothed Moving Average (SMMA)
Nilai pertama smoothed moving average dihitung sebagai simple moving average (SMA):
SUM1 = SUM(CLOSE, N)
SMMA1 = SUM1/N
Moving average kedua dihitung dengan rumus berikut:
SMMA(i) = (SUM1-SMMA1+CLOSE(i))/N
Where:
SUM1 - adalah total jumlah harga penutupan untuk N periode;
SMMA1 - adalah smoothed moving average bar pertama;
SMMA(i) - adalah smoothed moving average bar saat ini (kecuali untuk yang pertama);
CLOSE(i) - harga penutupan saat ini;
N - smoothing period.
Linear Weighted Moving Average (LWMA)
Jika weighted moving average, data terbaru lebih bernilai dari data awal. Weighted Moving Average dikalkulasi dengan mengalikan setiap harga penutupan dalam seri yang diperhitungkan, dengan berat koefisien tertentu.
LWMA = SUM(Close(i)*i, N)/SUM(i, N)
Where:
SUM(i, N) - total jumlah koefisien berat.

Gator Oscillator - Gator

Gator Oscillator - Gator

Gator Oscillator dibentuk dalam skala Alligator dan menunjukkan derajat penyimpangan/perbedaan garis saldo (smoothed moving average). Histogram nain menunjukakn perbedaan mutlak antara tingkat garis merah dan biru. Perbedaan yang sama dengan tanga negatif, karena histogram digambarkan dari atas ke bawah, ditunjukkan oleh histogram bawah.
Gator Oscillator - Gator

Minggu, 27 Maret 2016

cara menganalisa market dengan Ichimoku Kinko Hyo

cara menganalisa market dengan Ichimoku Kinko Hyo


selamat berjumpa kembali sobat gooinsta yang berbahagia kali ini saya sedikit memberikan pembahasan masalah indikator ichimoku , yuk langsung aja kita simak :)

Indikator teknik Ichimoku Kinko Hyo bertujuan untuk menentukan tren pasar dan level resistance dan memunculkan sinyal jual dan beli. Bekerja dengan amat baik pada grafik mingguna dan harian.

4 jangka waktu dengan panjang yang berbeda digunakan untuk menentukan pengaturan dimensi. Tingkat garis yang terpisah, pembentukan indikator ini berdasarkan pada selisih harga berikut:

cara menganalisa market dengan Ichimoku Kinko HyoTenkan-sen menunjukkan rata-rata harga untuk periode pertama, dideteksi sebagai jumlah maksimum dan minimum periode ini dibagi menjadi dua;
Kijun-sen menunjukkan rata-rata harga untuk periode kedua;
Senku Span A menunjukakn jarak pertengahan antara dua garis sebelumnya bergerak maju dalam periode kedua kali;
Senkou Span B menunjukan rata-rata harga untuk periode ketiga bergerak maju dalam ukuran periode waktu kedua.
Chinku Span menunjukan harga penutupan bar saat ini bergerak mundur dalam ukuran periode kedua. Jarak antara garis Senkou dotong di grafik oleh warna lain yang disebut "cloud". Jika harga ditempatkan diantara garis ini, pasar dianggap sebagai non tren dan batas cloud membentuk level support dan resistance.
Jika harga diatas cloud kemudian garis atas menjadi level support pertama dan garis kedua - level support kedua;
Jika harga berada dibawah cloud kemudian turun menjadi level resistance pertama dan garis atas - yang kedua;
Jika Chinkou Span melewati grafik harga dari bawah dan naik, itu merupakan sinyal pembelian. Jika dari atas turun - menunjukan sinyal penjualan.
Kijun-sen digunakan sebagai rasio pergerakkan pasar. Jika harga lebih tinggi dari Kijun-Sen, maka harga akan terus naik. Saat harga melewati garis, maka pembalikkan tren dapat terjadi. Cara lain dalam menggunakan Kijun-Sen adalah memberikan sinyal. Sinyal untuk pembelian dibuat saat garis tenkan-sen menyajmbung Kijun-sen dari bawah keatas. Dari atas kebawah adalah sinyal untuk menjual. Tenkan-Sen digunakan sebagai indikator tren pasar. Jika garis ini naik atau turun - terdapat tren. Saat garis horisontal - pasar terus melaju.

nah sekian pembahasan artikel dari gooinsta semoga bisa menjadikan manfaat bagi kita semua , tetap semangat dan terus belajar untuk meraih profit yang konsisten gooinsta yesss...

cara menganalisa market dengan Bollinger Bands - BB

cara menganalisa market dengan Bollinger Bands - BB

Bllinger Bands, BB, mirip dengan Envelopes. Ada perbedaan antara keduanya: batas envelope berada daiats dan dibawah kurva rata-rata pergerakkan pada penetappan, diletakkan ke jarang persentase, namun batas BB dibuat dalam skala jarang yang setara dengan kuantitas tertentu dari perbedaan standar. Nilai penyimpangan standar bergantung pada perubahan, jadi band mengontrol luasnya: luas meningkat saat pasar tidak stabil. Saat pasar stabil, menurun pada periode yang stabil.
Bollinger Bands biasanya digambarkan dalam grafik harga, namun dapat digambarkan dalam grafik indikator juga. Dalam hal dengan Moving Average Envelope, interpretasi BB berdasarkan pada fakta bahwa harga biasanya berada dalam jangkauan batas band atas dan bawah.
cara menganalisa market dengan Bollinger Bands - BBKeunikan Bollinger Bands adalah lebarnya yang disesuaikan dengan perubahan harga. Dalam periode perubahan harga (contoh perubahan tinggi) band meluas dengna adanya besar harga. DAlam periode stagnasi (contoh perubahan rendah) band menyimpang, mempertahankan harga agar tetap berada dalam batas.
Keunikkan Bollinger bands:
1. PErubahan harga yang mendadak biasanya terjadi setelah stagnasi band menunjukakn penurunan perubahan.
2. Jika harga melebihi batas band, maka tren saat ini akan berlanjut.
3. Jika setelah kenaikkan dan lubang diluar band, puncak dan lubang didalam band mengikuti, maka pembalikan tren mungkin terjadi.
4. Pergerakkan harga dimulai dari salah satu batas band biasanya mencapai batas sebaliknya. Penelitian terakhir berguna untuk memperkirakan target harga.
Penelitian terakhir berguna untuk pekiraan target harga.

Kalkukasi

Bollinger bands dibentuk oleh tiga garis. Middle Line (ML) adalah Moving Average biasa.
ML = SUM [CLOSE, N]/N
Top line, TL, sama dengan jumlah tertentu Middle Line dari defiasi standar (D) lebih tinggi dari ML.
TL = ML + (D*StdDev)
Bottom line (BL) adalah Middle Line yang berubah turun oleh jumlah yang sama dari deviasi standar.
BL = ML - (D*StdDev)
Dimana:
N - jumlah periode yang digunakan dalam kalkulasi;
SMA - Simple Moving Average;
StdDev - Standard Deviation.
StdDev = SQRT(SUM[(CLOSE - SMA(CLOSE, N))^2, N]/N)
Direkomendasikan untuk menggunakan 20-period Simple Moving Average sebagai middle line, dan tetapkan garis atas dan bawah dua deviasi standar agar jauh dari ML. Selain itu Moving Average kurang dari 10 periode tidak telalu berdampak banyak.

begitulah sekilas pembahasan masalah bolinger band smoga bermanfaat gooinsta yesss... :)

Sabtu, 26 Maret 2016

cara menganalisa market dengan Average True Range - ATR

Average True Range - ATR

cara menganalisa market dengan  Average True Range - ATRIndikator perubahan pasar adalah Average True Range, ATR. Welles Wilder pertama kali memperkenalkan konsep ini dalam buku “New concepts in technical trading systems”. Setelah itu, indikator ini digunakan sebagai salah satu komponen sistem trading dan indikator.
Sering kali saat penurunan harga, yang disebabkan oleh penjualan yang berlebihan, Average True Range mencapai nilai yang amat tinggi. Selama pergerakkan horisontal, indikator berada di level rendah, sering terjadi selama penguatan pada titik atas pasar. Ditentukan oleh peraturan yang sama dengan indikator perubahan. Semakin rendah nilai indikator, semakin mungkin fakta bahwa arah tren akan melemah, dan sebaliknya, semakin tinggi nilai indikator, semakin ada kemunkinan bahwa tren akan berbalik: ini adalah metode perkiraan menggunakan Average True Range.
cara menganalisa market dengan  Average True Range - ATR

Kalkukasi

True Range mengikuti nilai-nilai berikut:
- Perbedaan antara level maksimum dan minimum (ketinggian dan kerendahan);
- Perbedaan antara harga penutupan sebelumnya dan level maksimum saat ini;
- Perbedaan antara harga penutupan sebelumnya dan level minimum sebelumnya.
Indikator Average True Range adalah rata-rata pergerakkan nilai true range.

cara menganalisa market dengan Awesome Oscillator - AO

Awesome Oscillator - AO

cara menganalisa market dengan Awesome Oscillator - AOIndikator yang mampu menunjukkan apa yang terjadi dengan Driving Forex pasar adalah indikator teknik Bill Williams Awesome Oscillator, AO. Komponen indikator: 34-period simple moving average yang dibuat oleh poin Middle Bar (H+L)/2, yang dikurangi dari 5-period simple moving average, yang dibuat oleh poin middle bar (H+L)/2.

Sinyal untuk pembelian

Saucer

Berada diatas titik nol, histogram memberinya satu-satunya sinyal untuk membeli.
Peringatan:
Saat histogram mulai berubah arah dari titik terrendah ke yang tertinggi, saat bar yang lebih rendah dari yang pertama dan berwarna merah, kemudian sinyal "Saucer" muncul.
Untuk kemunculan sinyal "Saucer" diharuskan paling tidak ada 3 bar histogram.
Ingatlah dalam menggunakan sinyal "Saucer" untuk membeloi, bar Awesome Oscillator harus diatas garis nol.

Zero crossing

Saat histogram melewati nilai negatif ke yang positif, muncul sinyal untuk membeli.
Syarat:
Hanya dua bar yang dibutuhkan untuk sinyal;
Salah satu bar harus berada di bawah level nol dan yang kedua harus melaluinya (melewati dari tingkat negatif ke yang positif).
Ada sinyal untuk pembelian dan penjualan di saat yang sama.

Two pikes

Dalam berada di bawah garis nol, nilai histogram dalam hal ini memberi sinyal pembelian.
Peringatan:
Jika pike turun (level minimum terrendah), dibawah garis nol dan diikuti oleh pike turun lainnya, yang lebih tinggi dari sebelumnya (jumlah negatif yang kurang dari nilai absolut, mendekati garis nol), membuat sinyal.
Histogram harus ditempatkan di antara dua pike. SInyal tidak berfungsi jika histogram melewati garis nol antara pike. Segera setelah Histogram melewati garis nol, sinyal pembelian dengan segera akan muncul.
Pike baru dari histogram harus berbeda tinggi, contoh; setiap pike harus lebih tinggi dari sebelumnya.
Sinyal tambahan untuk pembelian adalah pembentukkan dari pike yang lebih tinggi; semetara itu historgram tidak boleh melewati garis nol.

Sinyal untuk menjual

Dalam Awesome Oscillator sinyal untuk penjualan sama dengan sinyal untuk pembelian. Sinyal "Saucer" dibalik, ditempatkan lebih rendah dari garisk nol. "Zero Crossing" - bar pertama lebih tinggi dari garis nol, kedua lebih rendah, contoh, menurun. "Two Pike" dibalik dan ditempatkan di atas garis nol.
cara menganalisa market dengan Awesome Oscillator - AO

Kalkulasi

AO merupakan 34-period simple moving average, yang diletakkan di poin pusat bar (H+L)/2, dan dikurangi dari 5-period simple moving average, digambarkan sepanjang poin pusat bar (H+L)/2.
MEDIAN PRICE = (HIGH+LOW)/2
AO = SMA(MEDIAN PRICE, 5)-SMA(MEDIAN PRICE, 34)
Where:
SMA - Simple Moving Average.

Gooinsta bukanlah BROKER , kami TIDAK menerima investasi dalam bentuk apapun atau tidak pernah menjalin kerjasama dengan pengelola investasi manapun. Segala bentuk investasi yang mengatas namakan gooinsta bukan dari pihak gooinsta. Dan segala resiko yang di akibatkan oleh BROKER sudah sepenuhnya menjadi tanggung jawab Trader.

Terima Kasih
gooinsta

Sering Dibaca